* 6. Klise Masa SMP

Hmm,,, sudah 6 tahun berlalu ya, tidak terasa dan waktu berjalan begitu cepat,  kini saya sudah  tidak tinggal bersama lagi , tepatnya satu atap dengan Almamater yang mengubah pola pikir dan pribadi saya kala itu. Nesatma, setiap orang yang berbicara kata itu, langsung terlintas di pikiran saya, begitu banyak hal indah yang saya lalui disana. Hmm,,, rasanya jadi ingin sedikit bercerita, mengingat kembali masa masa Jaya nya seorang Imam Rahmansyah, hahah,, mari kita petik ulasan singkat cerita Sang Anak Muda di SMP Negeri 1 Manonjaya, 2005-2008

Menempuh 3 Tahun belajar di Nesatma menjadi sejarah dan kenangan manis bagi seorang Imam,begitu banyak cerita menarik dan berkesan, ringkasannya seperti ini

# Saat peserta didik  baru dari berbagai macam sekolah saat itu , mengikuti tes masuk , ada satu kejadian unik saat tes uji kemampuan yang Imam alami , kebetulan teman sebangkunya saat itu perempuan yang tak lain gadis yang selalu mengejar cintanya sang Anak Muda ini sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar , kwkwk sebetulnya kita berbeda sekolah , entah mimpi apa saat itu, hingga benar benar pas disatu mejakan.Haha masa lalu bagi Imam,sudahlah. Ujian tulis saat itu menjadi syarat utama masuk ke Nesatma. Sebenarnya tidak terlalu rumit dengan berbagai bentuk soal, namun karena begitu banyak peserta yang ikut dan ditambah tahu quota yang dibatasi untuk siswa baru tidak banyak, maka rasa was was tetap saja ada. Selang beberapa hari keraguan masih saja Imam rasakan, pengumuman hasil penyeleksian siswa baru pun dilayangkan, berbondong bondong peserta saat itu memadati papan dinding yang memang sudah khusus disediakan panitia. AKh,,mana nama Imam belum ditemukan juga, malah kawan kawan yang lain sudah melihat hasil dan dinyatakan lulus. Ternyata namanya berada di urutan terbelakang namun tidak masuk dibawah garis merah, artinya LULUS heh,,alhamdulillah. Saat dinyatakan lulus lega lah sudah.

#MOS – Masa masa Orientasi siswa yang benar benar terdengar baru, asing. Ternyata MOS identik dengan pengenalan kepada para Siswa baru yang memang benar benar harus dibina , dikenalkan dengan Sekolah , Guru-guru, Ruang belajar, Pelajaran, Extrakulikuler, dan lain sebagainya. Selama mengikuti MOS , Imam menjadi salah satu peserta didik baru terfavorite, hehehe,,bukan karena ketampanannya atau kepandaiannya, hahah tapi karena  kedekatan dengan kakak kelas seniornya, menjadi pemimpin regu kelas dan keberaniannya untuk selalu tampil ke depan. Keramahtamahannya membuat dirinya menjadi sang Idola haah.

#7 C menjadi kelas pertama di Nesatma yang Imam singgahi. Teman sekelasnya berasal dari berbagai macam Sekolah Dasar, bahkan ada yang dari luar kota juga. Senang rasanya memiliki Sekolah baru,kelas baru, teman teman baru, nuansa baru pula. Semangat menuntut Ilmu nya pun kian berkobar.Lagi dan lagi ternyata, Imam ditunjuk sebagai Ketua Kelas, Alhamdulillah tanggung jawab semakin mengalir deras . Selama satu tahun tinggal di kelas 7 C begitu menyenangkan. Banyak canda tawa memenuhi keseharian kita bersama. Kerja kelompok, tugas , ulangan, nyontek sana sini, kerja bersih, tapi ada kalanya juga kita merasa bosan, jenuh, bahkan berkelahi satu sama lain, tapi ya inilah perlunya adaptasi , namun kita tetap senang menjalaninya. Saat istirahat koridor kelas menjadi sasaran empuk anak anak. Ngerjain tugas, Ngobrol bareng, atau makan di kantin rame rame. Sepulang sekolah biasanya siswa diwajibkan untuk memilih Ekstrakulikuler, semacam kegiatan tambahan diluar jam pelajaran sekolah, entah itu bidang Olahraga, Kepribadian,Kesehatan, Kesenian dll. Nesatma mempunyai paket komplit untuk urusan yang satu ini. Imam kebetulan memilih  1 Organisasi Inti dan 2 Ekstrakulikuler saat itu, karena sesuai bakat dan minat yang sudah Imam geluti sewaktu di Sekolah Dasar, akhirnya OSIS , PASKIBRA dan PRAMUKA menjadi sasaran untuk mengembangkan kepribadiannya dalam berorganisasi. Dengan banyak berorganisasi , wawasan kita akan semakin luas.

#Organisasi Siswa Intra Sekolah, yang Imam ketahui umunya sebagai sebuah ladang, wadah bagi siswa untuk mengembangkan kepribadian diri, proses pembelajaran, apa dan bagaimana tata cara berorganisasi. OSIS mengkoordinasi setiap Ekstrakulikuler , menjadi salah satu bahan patokan, rujukan utama selain Sekolah. Kata orang, anak anak OSIS umumnya berpola pikir cerdas, intelektual dan kreatif, karena mereka adalah siswa siswa pilihan kelas , selain pintar di dalam pelajaran, di lapangan organisasi pun mereka terasah. Mereka selalu memiliki nilai lebih . Dulu terdengar menarik sehingga Imam berani mencalonkan diri untuk ikut ke dalam wadah Organisasi Inti ini. Ikut tes Balon OSIS, kumpulan rutin seminggu sekali, belajar bagaimana kita berorganisasi yang baik dan persiapan untuk mengasah mental dan kepribadian kita menjadi terarah. Hmm,,, satu hal lagi yang menarik , awalnya Imam hanya berniat ikut ikutan saja, ingin tahu lebih dalam apa itu OSIS; bagaimana kinerjanya untuk siswa dan sekolah, apa manfaat yang dapat kita ambil dari berorganisasi. Nampaknya, sesuai Visi dan Misi OSIS sebagai ladang bagi siswa agar tetap mengkoordinasi organisasi bawahannya, setiap tahun ternyata rutin diadakan pergantian anggota dan kinerja program OSIS. Cerita menarik saat mengikuti persiapan menjadi Anggota Inti OSIS. Kompetisi meraih jabatan Inti dan tahta tertinggi Ketua OSIS sangat diapresiasi oleh kalangan Guru, Siswa dan warga sekolah lainnya, Selama kurun waktu 1 Bulan para calon anggota dibina dan dibalon osiskan, diseleksi dari sekian ke sekian dan menjadi 6 Siswa yang sudah pasti menjadi Anggota Inti dan memasuki tahap akhir pemilihan KETUA OSIS saat itu. Entah apa yang membawa Imam menjadi salah satu dari 6 tersebut. Haduh,, wkkw,,tahap akhir begitu menegangkan hingga akhirnya keputusan untuk mengadakan PEMILU siap diadakan. Mungkin bagian ini yang teramat meriah, para calon dihadapkan dengan semua Siswa dan Guru untuk mempromosikan dirinya layak dipilih dan siap segalanya untuk menjadi seorang Ketua. Berbagai variasi visi dan misi setiap calon terucap , termasuk seorang Imam yang notabene niat awalnya hanya ingin ikut ikutan saja, hahaha. Sesi pertanyaan dan tantangan dari berbagai khalayak mewarnai jalannya PEMILU saat itu. Proses berjalan amat tertib dan penuh antusias. Pada akhirnya penghitungan suara dilaksanakan, sorak sorai kala mendengar nama kandidat dari kertas suara yang dipilihnya berkumandang, Wuhhhh Wuehh Wuihhh, wajah hingar bingar dan rasa deg deg an terpampang jelas dari setiap calon sampai siang hari itu.HIngga peluit akhir penghitungan suara ditiupkan, suasana Nesatma semakin menjadi dengan sorak sorai semua warga, Bukan main, dan siapa yang akan duduk di singgah sana Ketua OSIS ? Ternyata sang Anak Muda lah yang terpilih. Menakjubkan, tak disangka dan dikira dengan perolehan suara terbanyak dari kandidiat lainnya, mampu membius pemikiran para pemilih bahwa seorang Imam pantas diberikan amanat untuk menjadi seorang Ketua . Syukran walhamdulillah. Setelah diresmikan pergantian OSIS, mulailah visi dan misi terprogram dan terlaksana dengan cukup memuaskan, meskipun masih banyak celah dan jauh dari kata bagus bahkan sempurna sekalipun, tapi niat,usaha telah semaksimal mungkin dilakukan. Alhamdulillah semua terorganisir bahu membahu satu sama lain untuk tetap mewujudkan Nesatma lebih baik. Pemberian kesempatan terhadap Imam untuk mencoba belajar , bagaimana menjaga amanat , tanggung jawab dan tugas menjadi seorang PEMIMPIN adalah sebuah penghargan yang tak ternilai. Ucapan terima kasih atas partisipasi dan kinerja yang sangat baik dari kestrukturan OSIS angkatan 2006-2007. Khusus kepada Kepala Sekolah, Pembina OSIS  Bapak Haer, penasehat OSIS Bapak Ade Hermawan Lugis dan Ibu Enok, semua anggota OSIS angkatan 2006-2007, dari tim Inti sampai keseluruhan Divisi-divisi, Selebihnya kepada semua warga sekolah SMP Negeri 1 Manonjaya.

# Menjadi Suri Tauladan yang baik bagi ummat dan rahmatallil alamin. KIta adalah bangsa merah yang mampu mengobarkan semangat kebersamaan guna mencetak Generasi Bangsa yang handal

 

#PASKIBRA, salah satu Ektsrakulikuler terbaik dan terfavorite di Nesatma . Bagaimana tidak, mereka selalu tampil dengan tegas dan berwibawa setiap upacara bendera, setiap MOS pun mereka menampilkan demo organisasi yang sangat memukau. Tata cara baris berbaris, bagaiman menjadi bangsa sejati yang cinta Tanah Air. PASKIBRA memiliki Visi dan Misi Organisasi yang terarah, kuat, tegas dan menginspirasi.Inilah kelebihan yang dimiliki PASKIBRA dibanding Ekstrakulikuler lainnya. Begitu kentalnya dengan sikap Patriotisme,Nasionalisme dan Kepemimpinan. PASKIBRA Nesatma tidak hanya bergelut di lingkungan sekolah saja,  kerap kali ikut Latihan Gabungan dengan sekolah sekolah lain, tingkat Kecamatan atau kabupaten, baik dengan sesama SMP atau bahkan senior atasan lainnya seperti SMA dan Instruktur Instruktur PASKIBRA dari kalangan luar sekolah. Selama menjalani masa masa CAPAS, kemudian PASBAR dan SENIOR adalah periode yang bisa dibilang penuh perjuangan dan kebanggaan. Dengan keteguhan dan keseriusan tinggi  serta Semangat yang selalu Optimis dan tidak pernah stagnan. Bervisi Bangkit, Maju dan Siap dalam segala hal. Itulah PASKIBRA dimata kami sebagai penerus dan pencetak Generasi Bangsa yang berbakti pada Negeri.

 

%d blogger menyukai ini: