Assalamualaikum Wr.Wb

Selasa, Maret 13th, 2012

Salam Sejahtera Kepada Antum Sekalian, Terima kasih telah berkenan mengunjungi halaman Anak Muda. Selamat Mengikuti ritual pengembaraan dan menjelajahi gubuk kecil ini. IMAM RAHMANSYAH

7 Syurga-Edcoustic

Rabu, Maret 14th, 2012

* Get Up

Rabu, Maret 14th, 2012

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

* Anak Muda ,  pemilik halaman kecil ini bernama lengkap IMAM RAHMANSYAH.   Manonjaya 16 Juli 1992, Allah mengkaruniai lagi seorang anak laki laki  kepada pasangan Epon Yatiswara dan Rahmat Surahmat.  Berasal dari keluarga sederhana  inilah, Imam  dilahirkan , dididik serta dibesarkan dalam makna HIDUP

  Kesederhanaan yang teramat jauh dari kemewahan Imam jalani kesehariannya. Mereka senantiasa menghiasi Imam dengan  prinsip hidup,  miskin akan gelisah .  Betapa beruntungnya anak muda ini bisa dibesarkan dalam keluarga yang amat mencintainya, karena ia selalu diamanati akan apa itu istiqomaah dan qonaat.

TK Negeri Manonjaya – 1999-2000

meladangi Imam berproses menjadi anak imut, manis manja dan gemar bergaul.Mulai dari sanalah Imam kecil mengenal siapa itu teman,guru, apa itu peralatan sekolah, ruang kelas, area permainan, dan pastinya  ILMU . Kata orang bakat lincah seorang Imam sejak kecilpun sudah terlihat. Sering ikut tampil dalam setiap pagelaran anak. Hmm,,kebayang bagaimana lincah, ceria nya Imam waktu kecil. Satu kalimat untuk TK ku tercinta,

#Menjadi patriot sejati dengan segudang mimpi angan dan cita.Terima kasih atas didikannya  TK NEGERI MANONJAYA

Madrasah Diniyah Al-Hidayah-Pasar Kaler Manonjaya, 1999-2011.

di tahun yang sama selain menginjak bangku taman kanak kanak, Alhamdulillah orang tua Imam memasukannya ke salah satu lembaga pengajaran Ilmu Agama Islam. Rutinitas kesehariannya alhamdulillah Imam hiasi dengan mengkaji ilmu agama. Datang belajar Alif pulang mengenal Ya. Berulang dan berulang.  Subhanallah , dari umur 7-19 Tahun Imam mengukuhkan jihad Islami di Madrasah ini, hingga Imam diberi kesempatan untuk menjadi pengajar tetap selama 3 Tahun terkahir disana. Setelah pulang dari Sekolah Negeri, Sorenya sampai malam hari tetap bergema akan kumandang Islamnya. Begitu banyak kenangan bersama antum sekalian keluarga besar MDA AL-Hidayah. Guru-Guru yang selalu memberikan arahan kebenaran dalam beragama, bertauhid, berakhlak, dan berjihad. berkumpul di dalam Mesjid dan Madrasah ,Peringatan Hari Besar Islam, dan masih banyak lagi amal barakah yang telah berlalu disana. Selalu teringat dalam benak Imam, hidup ialah ladang untuk beramal, Ibadah kunci utama mensukseskan jalan hidup kita, awal dari proses hidup mengisi diri dengan mengkaji Ilmu Agama, Insha allah godaan kemanapun kita pergi pondasi Iman tetap terjaga. Satu kalimat untuk Madrasah , Sekolah Agama Imam tercinta,

#Setiap langkah kaki untuk menggapaimu adalah ibadah untuk meraih citaku pada Illahi- MDA AL-HIDAYAH

SD Negeri 4 Manonjaya.2000-2005,

menginjak usia Imam di umur 7 tahun yang kiranya sudah mapan untuk duduk di bangku sekolah dasar. Layaknya anak baru sekolah mengenal seragam khas  putih merah, dasi melingkari leher dengan semboyan Tut Wuri Handayainya,  topi merah berlambangkan garuda, sepatu  hitam putih dengan tali silangnya, dan tak lupa tas gendong ciri khas anak sekolahan. Rasa senang gembira bisa masuk kelas dan jumpa mengenal guru guru, kawan kawan dan tentunya para pedagang di halaman sekolah. Dari sejak awal masuk kelas 1 sekolah dasar,Imam pandai bergaul dengan teman temannya, berani tampil di depan kelas dengan muka polos dan tak tahu apa yang harus dilakukan, mendengarkan bila seorang guru menerangkan sesuatu dengan raut muka semangat, penuh antusias keingin tahuannya kuat,kerap mengacungkan tangan saat guru mengajukan pertanyaan, ikut beres beres membersihkan ruangan kelas, nyani bersama dikala merasa bosan, bermain kejar kejaran saat waktu istirahat  tiba. Bahkan termenung saat uang jajan habis. Berkembang menjadi anak SD dengan bakat alamai yang dimilikinya, selalu ceria dan sopan bertutur kata, rajin belajar serta membantu orang tua.  Sesekali bertanya kepada guru akan suatu hal yang baru. Menginjak kelas 3 sekolah dasar, Imam bermaksud mengembangkan lebih jauh bakat dan kemampuan yang dimilikinya, memulai menjadi sesosok seorang pemimpin kelas, ketua upacara, pemimpin regu barisan PRAMUKA, mengikuti lomba Menyanyi, siswa berprestasi, dan kegiatan kegiatan sekolah lainnya. Semuanya dijalani dengan senang hati, keingintahuan yang tinggi, pertanggungjawaban dari kepercayaan orang terhadapnya. Meskipun sebatas mengikuti dan kerap jauh dari kata Bagus atau Juara sekalipun, karena itu bukan tujuan akhir yang Imam raih, Imam merasa bahwa pengalaman itu sudah cukup berharga dan luar biasa, meskipun hasil yang kita toreh lepas dari harapan semata. Keikutsertaan  sebagai aktifis  siswa Imam kembangkan sampai  mengakhiri Sekolah Dasarnya. Keharusan yang telah Imam jalani, aktif dalam memajukan nama baik sekolahnya, semuanya atas dorongan restu orang tua, serta kepercayaan dari para guru dan teman temannya.

Satu kalimat untuk Sekolah Dasarku Tercinta,  I were born here to know my talent and ability . I just want to say, You will never go away from my deepest Heart, still alive here in my mind.  Always together to reach the dreams. I Miss you so much my Elementary School  – SD NEGERI 4 MANONJAYA

SMP NEGERI 1 MANONJAYA-  2005-2008

-Nesatma, panggilan akrab untuk sekolah ini. Imam tlah Menginjak remaja umur 13 Tahun setelah lulus dari Sekolah Dasar, melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Nesatma menjadi salah satu sekolah favorite yang selalu  dinanti para peserta didik baru khususnya di kawasan kecamatan Manonjaya sampai saat ini.Menempuh 3 Tahun belajar di Nesatma menjadi sejarah dan kenangan manis bagi Imam,begitu banyak cerita menarik dan berkesan, terlampau amat sulit mengingat kisah masa masa awal pubertasnya ini, darisini pula terlahir sejarah perjuangan seorang Imam hingga benar benar melahirkan kepribadian dan jati diri anak muda ini. Mungkin secara ringkasannya begini , kelas pertama yang Imam singgahi ialah 7 C, dilanjut naik ke kelas 8 C, karena ada sistem baru penambahan kelas sekaligus sedang tahap awal menjadikan Sekolah Bertaraf Nasional , maka ada pemecahan, untuk menempuh kelas akhir Imam dimasukkan ke kelas 9 C. Tahun pertama menjadi awal pembelajaran serta pengenalan mengenai Sekolah ini. Awalnya agak sedikit canggung, perasaan gak yakin dan masih campur aduk. Bayangkan saja muka masih polos polosnya masih tercium nuansa Dasarnya, ini harus didesak dan diwajibkan menjadi liar. Heheh Ya memang karena semua permulaan itu berat seperti orang bilang. Perlu adanya adaptasi dan pemahaman lebih dalam untuk benar benar menaklukan Nesatma ini.Tapi untuk tahun pertama bisa dibilang Ok juga, karena sudah ada sinyal baik saat itu. hehe Masuk tahun ajaran kedua, biasanya pertengahan menjadi masa masa penuh perubahan, aktifis siswa, dramatisasi, Inovasi dan hingar bingar. Benar sekali ditahun inilah masa Kejayaan seorang Imam pun diperhitungkan. Haha Semenjak pencalonan diri Sekolah Bertaraf Nasional maka harus ditambahkan kelas baru selang masuk tahun ajaran ketiga. Nah di kelas 3 inilah masa masa akhir sekolah benar benar terasa.  Fokus ini itu menjadi keharusan dan sibuk sana sini menjadi kebiasaan. Buku menjadi langganan utama dimasa ini. Termasuk ´Kelulusan dan Perpisahan.

Jika antum berminat mengenal lebih jauh, Penjabaran secara detailnya bisa Antum lihat di folder ‘ Klise Masa Masa SMP ‘.

Satu kalimat untuk Nesatmaku tercinta,

# Ich bin wirklich ein glücklicher Mensch, Dich haben zu können, Dein Herz  festzuhalten,  Küss und Umarmung werde ich dir auf ewig meines Lebens geben. Ich möchte mit dir für immer zusammen sein

SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA 2008-2011

Tritas termasuk Sekolah Negeri Atas yang cukup populer dan menjadi ikon Sekolah Hijau di wilayah Kota Tasikmalaya. Bagaimana tidak, sekolah ini berdiri dikawasan yang dikelilingi lahan pertanian dan langsung terhubung dengan jalan raya menuju pusat kota. Menjadi salah satu Sekolah yang dijaluri langsung tepat di depannya Rel Kereta Api menjalur dari barat ke timur . Ditemani juga oleh Pesantren Pesantren yang berdiri saling berdempetan di belakang sekolah ini. Suasana alam yang amat sejuk, indah dan jauh dari kegersangan membuat hati siapapun nyaman saat melewatinya dan tidak sedikit yang menyempakan duduk melepas gerah di bawah pohon pohon berjejeran di depan gerbang sekolah ini.

Inilah salah satu alasan seorang Imam bermaksud melanjutkan studi nya di sekolah ini. Jangan salah, selain menjadi the best di ajang * The Green School * tingkat provinsi, Tritas sarat juga akan prestasi akademik dan non akademik baik di tingkat kota, provinsi, bahkan nasional. Para Tenaga Didiknya pun berkualitas dan berdedikasi tinggi. Cocok sekali menjadi ladang pengembangan minat, bakat dan kemampuan bagi calon calon generasi bangsa yang mempunyai visi Berkembang dan Maju.

Tritas, hmm begitu besar namanya tersimpan di lubuk hati seorang Imam. Dulu kita berbicara kejayaan seorang Anak Muda ini saat masih duduk di Bangku Sekolah Menengah Pertama, Namun sekarang topiknya lain lagi, bukan kejayaan sebagai seorang pemimpin, namun visi dan misi nya untuk Go Internasional terproses disini, bahkan terbuktikan. Hehheh,,

OK, secara ringkasnya, X-6 Menjadi saksi kelas pertama yang Imam singgahi, selama satu tahun belajar mengenal satu sama lain dan sekaligus pengenalan ruang lingkup sekolah. Kemudian naik ke program penjurusan di kelas XI dan XII. Program Bahasa sebagai pilihan Imam. Darisalanah muncul akar akar semangat meraih angan cita dan masa depan cerah untuk seorang Anak Muda.

Ingin tahu kisah spesifik apa saja yang dilakukan Anak Muda ini, mari ikuti ritual pengembaraanya di folder Wara Wiri SMA sang Anak Muda

satu kalimat untuk Tritasku tercinta,

#Mungguh ari waktos mah asa tereh pisan sajorelat, asa kamari keneh sim Kuring saparakanca miang ka ieu sakola, nyuprih elmu pangaweruh nu teu aya batesanana, SMA 3 Tasikmalaya  minangka jadi palinggihan dina pangajaran ngahontal harepan sinareng cita cita. Salawasna dina Manah

IMAM RAHMANSYAH

* Kasih yang tlah bisu

Minggu, Maret 11th, 2012

KASIH SESAAT !!

Bunga akan mekar dikala wakunya tiba, entah kapan dan dimana, sayapun kurang tahu. Andai aku bisa membaca setiap gerak gerik yang kau maksud, ucap katamu memang bisu lepas terbebas. 

Memang hati tak bermaksud mencari si lain kasih di senja yang semakin merah padam. Mencoba meratap menganga aroma gelap yang siap menyambut mesra

Bukan si bunga mekar yang nampak menawan, layu dan semakin menjemput ajal, hingga petang tlah menyapa, engkau pergi ditelan masa

-Anak Muda, Kasih yang tlah bisu, Maret 2012

* Teriakan !!

Rabu, Maret 7th, 2012

KUMULAI DENGAN SOPAN 

,,,syukuri saja nikmat Tuhanmu kawan, kenapa mesti dirisaukan ? bukannya bumi tlah berontak karena ulah rakusmu ? kau kaya akan hartamu, namun kau miskin akan akhlakmu, Ayo !! Ayo !! ku ajak kau periksa mata, biar jelas apa kekuranganmu,

,,,ya, benar, kau memang benar, !! recehmu simpan saja di saku yang paling dalam, biar semua tahu , kau memang dermawan.

,,,apa aku mesti ceramah , dekatkan mikrofon di sisi telingamu, hingga kau sadar, Hah ??

,,,percuma sepertinya aku teriak, kau tuli akan keras hatimu

-Anak Muda- Teriakan, Maret 2012